DPR RI Yasonna Laoly Layak Diapresiasi atas Seruan Melindungi Korban Judi Online dan Pinjol Ilegal

JAKARTA INVESTIGASI

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:45 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah anggota DPR RI, Yasonna Laoly, yang terus mendorong pemberantasan praktik judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian seorang wakil rakyat terhadap persoalan yang semakin meresahkan masyarakat.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, mengatakan bahwa keberanian dan komitmen Yasonna Laoly dalam mengawal upaya pemberantasan judi online serta pinjol ilegal patut diapresiasi. Menurutnya, kedua persoalan tersebut telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang besar, terutama bagi masyarakat kecil.

“Judi online dan pinjol ilegal telah menjadi ancaman serius. Banyak masyarakat yang menjadi korban, kehilangan harta benda, terlilit utang, bahkan mengalami tekanan psikologis akibat praktik-praktik yang melanggar hukum. Karena itu, langkah Bapak Yasonna Laoly yang mendorong penanganan serius terhadap persoalan ini patut mendapatkan dukungan publik,” ujar Dedi Siregar.

Ia menilai, sebagai wakil rakyat, Yasonna Laoly telah menunjukkan kepedulian terhadap nasib masyarakat dengan mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memperkuat pemberantasan jaringan judi online serta menindak tegas penyelenggara pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.

DPP LPPI juga berharap sinergi antara DPR RI, pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pemberantasan judi online dan pinjol ilegal dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Selain penegakan hukum, Dedi menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman ilegal maupun praktik perjudian berbasis digital yang menjanjikan keuntungan instan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi judi online dan pinjol ilegal. Pencegahan harus dilakukan melalui edukasi, sementara penindakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Kami meyakini bahwa komitmen para wakil rakyat yang berpihak kepada kepentingan masyarakat akan memperkuat upaya negara dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan rakyat.
“Kami mendukung penuh langkah Yasonna Laoly yang menunjukkan kepedulian terhadap para korban judi online dan pinjol ilegal. Ini merupakan sikap seorang wakil rakyat yang hadir untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tutup Dedi Siregar.

“Kami mendukung penuh seruan Bapak Yasonna Laoly selaku Anggota DPR RI agar pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah yang lebih tegas dan terukur dalam memberantas judi online serta pinjol ilegal. Persoalan ini sudah berada pada level yang mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak,” ujar Dedi Siregar dalam keterangannya.

Dedi menilai pemberantasan judi online dan pinjol ilegal harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dengan memblokir situs dan aplikasi yang terindikasi melanggar hukum, tetapi juga membongkar jaringan di balik operasionalnya, termasuk menelusuri aliran dana yang digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut. (*)

Berita Terkait

Banjir Aceh Belum Surut, Mualem Dicerca Publik, Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Pemerintahan Aceh
DPP LPPI : Jangan Potong Fakta Hukum, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Budi Arie Terlibat Soal Judi Online
Pengamat Apreasiasi Langkah Cepat Pangdam Mulawarman Terkait Pengibaran Bendera Borneo
Penangkapan Gembong Narkoba Kampung Bahari Jadi Kado Nyata untuk Indonesia di HUT ke-81 RI
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Stop Framing Menyesatkan! PW GPA DKI Tegaskan Pernyataan Zulhas Dipelintir dari Konteks Aslinya
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Ultimatum Hukuman MATI Bagi Pejabat Negara Korupsi Dan Di MISKINKAN. Rakyat Menunggu Putusan !!!
Soroti PHK Karyawan Tetap PT PP, PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah: Jangan Korbankan Pekerja!

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Dituduh Sembunyikan Bayinya Agar Bisa Masuk ke Ruang Rawat Inap RS Unhas, Seorang IRT Naik Pitam dan Labrak Satpam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:18 WIB

Kodam XIV/Hasanuddin Kirim 2.212 paket Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru