Mitigasi Dampak Kemarau, PERUMDAM TKR Lakukan Pengerukan Lumpur Untuk Buka Jalur Air Baku

REDAKSI MAKASSAR

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 02:32 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, 12 September 2026 – Menghadapi penurunan debit Sungai Cisadane akibat musim kemarau panjang, PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang melakukan langkah penanganan dengan mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi jalur masuk air baku di area intake IPA (Instalasi Pengolahan Air) Gading Serpong. Upaya tersebut dilakukan dengan membuka kembali akses aliran air Sungai Cisadane menuju sumber air baku agar proses pengolahan air tetap berjalan optimal.

 

Tiga unit alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi yang menghambat jalur aliran menuju intake. Material lumpur hasil pengerukan kemudian dipindahkan dari area sungai untuk mencegah terjadinya penumpukan kembali di sekitar jalur masuk air baku.

 

Tim Teknis PERUMDAM TKR menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan upaya antisipasi perusahaan dalam menghadapi kondisi kemarau yang menyebabkan debit air baku mengalami penurunan.

 

“Normalisasi jalur intake ini dilakukan sebagai langkah mitigasi agar aliran air Sungai Cisadane tetap dapat masuk secara optimal ke sumber air baku IPA Gading Serpong. Kami terus melakukan pemantauan dan berbagai upaya teknis agar proses produksi air tetap terjaga,” ujar perwakilan manajemen PERUMDAM TKR.

 

Sebelum pengerahan alat berat dilakukan, tim teknis PERUMDAM TKR telah melakukan pembersihan awal secara manual di area sekitar intake. Petugas turun langsung ke sungai untuk membersihkan endapan lumpur yang menghambat aliran air.

 

Proses pembersihan manual tersebut dilakukan selama satu hari penuh sebagai langkah awal untuk membuka jalur aliran air, sembari mempersiapkan pelaksanaan normalisasi menggunakan alat berat. Selama proses pengerukan berlangsung, tim teknis PERUMDAM TKR melakukan pendampingan dan pengawasan agar pekerjaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta tetap memperhatikan kondisi sistem pengambilan air baku.

 

Selain normalisasi jalur intake, petugas juga melakukan pengawasan terhadap area screen intake untuk memastikan sampah yang terbawa aliran sungai tidak menghambat masuknya air baku ke sistem pengolahan.

 

Secara berkala PERUMDAM TKR juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sedimentasi di sekitar titik pompa intake. Langkah tersebut dilakukan karena endapan lumpur mulai memengaruhi jalur aliran air, sehingga diperlukan pembukaan akses agar air Sungai Cisadane dapat kembali mengalir menuju intake.

 

Meskipun kondisi debit Sungai Cisadane mengalami penurunan akibat musim kemarau, operasional IPA Gading Serpong tetap berjalan normal. PERUMDAM TKR terus melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan proses produksi air bersih tetap berlangsung dan pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.

 

Sumber : Humas PERUMDAM TKR

Berita Terkait

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan
Respons Cepat Keluhan Pelanggan, PERUMDAM TKR Tangani Keluhan Air Keruh dan Bau
UPDATE 12 SEPTEMBER 2026: Kemarau belum reda, PERUMDAM TKR Terus Salurkan Bantuan Air Tangki ke Seluruh Wilayah Kabupaten
Gerak Cepat Polsek Kawasan Paotere, Tiga Terduga Pencuri Mesin Kapal Diamankan
Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi
PPMSU Tegaskan Siap Kawal Kasus Kematian Winda Lorenza hingga Terduga Pelaku Dipenjara
Warga Bongkar Kejanggalan GSN Gang Saru: Diduga Bocor, Razia “Ecek-ecek”, Bandar Tak Tersentuh!
Ulah Brutal Terduga Mahasiswa Hukum di Makassar: Rusak Fasilitas Usaha hingga Aset PLN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Dituduh Sembunyikan Bayinya Agar Bisa Masuk ke Ruang Rawat Inap RS Unhas, Seorang IRT Naik Pitam dan Labrak Satpam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:18 WIB

Kodam XIV/Hasanuddin Kirim 2.212 paket Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru